Ekonomi

Dewan adat Papua minta pelaku bisnis OAP penggerak perekonomian warga kampung

9
×

Dewan adat Papua minta pelaku bisnis OAP penggerak perekonomian warga kampung

Sebarkan artikel ini
Dewan adat Papua minta pelaku industri OAP penggerak perekonomian warga kampung

Organisasi Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) hadir untuk meningkatkan peran dunia usaha komunitas di dalam kampung-kampung

Biak – Dewan Adat Papua (DAP) memohon kalangan pengusaha perusahaan penduduk asli Papua (OAP) dapat berubah menjadi pioner penggerak ekonomi masyarakat kampung dengan memaksimalkan pengelolaan kekayaan sumber daya alam setempat.

"Organisasi Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) hadir untuk meningkatkan peran sektor ekonomi komunitas di kampung-kampung," kata Ketua Dewan Adat Papua Mananwir Beba Yan Pieter Yerangga dalam Biak, Sabtu.

Diakuinya, DAP yang digunakan mengagas establishment wadah pengusaha perusahaan OAP ke organisasi KAPP dengan harapan untuk menggerakkan peluang perekonomian pada warga kampung.

Apalagi dengan peluang sumber daya alam dimiliki Papua sangat melimpah seperti perikanan, pertanian, perkebunan juga kehutanan, lanjut Yerangga, sangat membutuhkan entrepreneur OAP yang dimaksud mandiri juga tangguh guna mengurus sumber daya alam setempat.

Ia berharap, pelaku bisnis OAP harus pandai mencari prospek pangsa terhadap prospek dimiliki area untuk dijual kemudian mendatangkan penghasilan untuk keluarga.

"Ya ini prospek sumber daya alam ciptaan Tuhan dimiliki Tanah Papua sangat kaya juga beragam jenisnya sehingga membutuhkan sentuhan dari pengusaha perusahaan OAP," ujarnya.

Dia mengatakan, tantangan lalu potensi terhadap sumber daya alam Tanah Papua bermetamorfosis menjadi perhatian khusus pengusaha perusahaan OAP.

"DAP senantiasa menyokong pengusaha perusahaan OAP harus pandai membaca kesempatan bisnis di dalam area untuk dikelola dengan baik supaya mendatangkan penghasilan tambahan buat keluarga," katanya.

Staf Ahli III Pimpinan Daerah Biak Aner Rumakito berharap, pelaku perniagaan OAP terus mengasah ketrampilan guna menghadapi pembaharuan bermacam kebijakan penyelenggaraan di dalam era digitalisasi.

 
"Menjadi entrepreneur OAP yang tersebut tangguh juga mandiri merupakan harapan dari pemerintah daerah," kata Aner.

Berdasarkan data organisasi Kamar Adat Pengusaha Papua hingga 2024 terdapat 14 ribuan pelaku perniagaan OAP yang tersebut beraktivitas melakukan bidang usaha kegiatan bisnis dari kontraktor, penjual buah pinang sirih, jual kuliner khas Papua, penjual sayuran kemudian bisnis ketrampilan khas Papua.

 

Artikel ini disadur dari Dewan adat Papua minta pengusaha OAP penggerak ekonomi warga kampung