Internasional

Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

12
×

Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Korea Utara telah lama melakukan uji coba rudal balistik taktis baru yang mana mampu mengakibatkan hulu ledak super besar, menurut media pemerintah pada Selasa 2 Juli 2024.

Korut berhasil meluncurkan rudal Hwasong-11Da-4.5 yang tersebut mampu menyebabkan hulu ledak kelas 4,5 ton pada Senin, menurut Kantor Berita Pusat Korut (KCNA).

“Uji coba yang disebutkan dilaksanakan menggunakan sebuah rudal yang dimaksud dilengkapi simulasi hulu ledak berat untuk memeriksa stabilitas penerbangan dan juga akurasi serangan pada jangkauan maksimum 500 kilometer serta jangkauan minimum 90 km,” kata KCNA.

Laporan yang dimaksud dikerjakan oleh Korut sehari pasca Korea Selatan mengungkapkan Pyongyang telah dilakukan menembakkan berjumlah dua rudal dan juga salah satunya gagal.

KCNA juga menyebutkan Korea Utara akan melakukan uji coba rudal kembali pada Juli untuk “memeriksa karakteristik penerbangan, akurasi serangan, juga kekuatan ledakan hulu ledak super besar pada jarak menengah 250 km.”

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel pada Hari Senin mengutarakan bahwa Korut menembakkan dua rudal balistik di arah timur laut dari wilayah barat. Salah satunya melintas hingga 600 kilometer sebelum mendarat di dalam Laut Timur, serta satunya hanya sekali dapat melintas sejauh 120 kilometer sebelum lintasannya menghilang dari radar.

JCS mengungkapkan rudal kedua tampaknya terbang tak normal pada tahap awal penerbangannya dan juga jikalau meledak dalam udara, puing-puingnya mungkin saja jatuh ke daratan.

Hulu ledak super besar di antaranya pada antara daftar senjata berteknologi membesar yang dimaksud pemimpin Korea Utara Kim Jong-un janjikan untuk dikembangkan pada kongres partai pada 2021. Ini adalah juga salah satunya satelit mata-mata militer kemudian rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat.

Uji coba peluncuran rudal direalisasikan kurang dari seminggu setelahnya Korea Utara menembakkan rudal balistik ke arah Laut Timur.

Pyongyang mengeklaim kesuksesan pada uji coba rudal hulu ledak ganda, namun militer Korsel menganggapnya sebagai “penipuan”, serta memaparkan bahwa peluncuran yang disebutkan berakhir dengan kegagalan oleh sebab itu rudal yang dimaksud meledak di dalam udara.

Provokasi terbaru Korut juga berlangsung setelahnya Korsel, Amerika Serikat dan juga Negeri Sakura menyelesaikan latihan multi-domain “Freedom Edge” selama tiga hari sejak Sabtu, yang melibatkan kapal induk juga jet tempur Amerika Serikat.

Korut mengecam latihan pada Ahad, bersumpah akan melakukan tindakan balasan yang mana “ofensif kemudian luar biasa” terhadap apa yang dimaksud disebutnya sebagai upaya menguatkan blok militer.

Sebelumnya pemimpin Korut Kim juga Presiden Rusia Vladimir Kepala Negara Rusia mengadakan pertandingan puncak pada Pyongyang pada 19 Juni. Keduanya juga melakukan penandatanganan perjanjian kemitraan baru yang mana menimbulkan kedua negara akan memberikan bantuan militer “tanpa penundaan” jikalau salah satu negara diserang.

Para pakar meningkatkan perkiraan bahwa peluncuran rudal terbaru kemungkinan uji coba rudal yang mana ditujukan untuk dikirimkan ke pasar internasional ke Rusia pada rangka digunakan pada peperangan Ukraina.

Pilihan Editor: Akhiri Tahun 2022, Korea Utara Uji Coba Tiga Rudal

REUTERS | YONHAP

Artikel ini disadur dari Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar