Lifestyle

Tingkat Lingkungan DKI Jakarta Buruk, Dokter Sarankan Anak Makan Banyak Buah

9
×

Tingkat Lingkungan DKI Jakarta Buruk, Dokter Sarankan Anak Makan Banyak Buah

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kualitas udara Jakarta sempat menempati sikap kedua sebagai kota dengan kualitas udara terburuk dengan hitungan 156 menurut IQ Air yang mana masuk ke kategori tiada sehat. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan warga tua memberi banyak buah kaya air pada anak di perkotaan dengan polusi udara tinggi.

“Makanan yang mana direkomendasikan adalah yang mana bisa saja meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya pertahanan tubuh, mukosa atau saluran lendir yang mana ada di dalam saluran pernapasan, oleh sebab itu yang tersebut paling berhubungan dengan polusi udara adalah saluran lendir pada saluran pernapasan itu,” kata spesialis penyakit tropik anak dari IDAI, Ari Prayitno, Rabu, 26 Juni 2024.

Ketua Area Organisasi Pengurus Pusat IDAI itu memaparkan buah yang digunakan mengandung berbagai air seperti semangka dan juga jeruk sangat bagus untuk memenuhi keinginan mikronutrien anak-anak pada waktu polusi udara Ibukota Indonesia besar belakangan ini. Selain itu, buah-buahan yang disebutkan juga dapat membantu selaput lendir pada anak bekerja lebih banyak optimal.

“Kalau bisa jadi jangan dikasih yang berbentuk obat tapi makanan serta minuman yang baik,” ujarnya.

Minum banyak air putih
Polusi menyebabkan udara dalam DKI Jakarta cukup kering sehingga Ari juga merekomendasikan anak diberi banyak air putih yang mana segar agar tidak ada mengalami dehidrasi atau gangguan kesegaran lain. Karena polusi udara bertepatan dengan masa anak libur sekolah, warga tua diimbau untuk tambahan cermat persoalan waktu ke mana polusi menjadi semakin tinggi. Misalnya, di mana siang hari ketika pabrik di dalam Ibukota dan juga sekitarnya sedang beraktivitas atau kemudian lalang kendaraan bermotor yang dimaksud padat juga menciptakan gas beracun.

“Anak itu harus dipaparkan dengan udara bersih semaksimal mungkin saja yang mana sanggup kita lakukan. Kita tahu tingkat polusi dan juga tingkat kesejahteraan yang dimaksud ada sepanjang hari pun berbeda, pagi sampai waktu malam itu berbeda,” ucap Ari.

Jika keluarga memiliki kesempatan untuk singgah ke tempat lain, disarankan agar anak dibawa ke tempat yang tersebut banyak miliki vegetasi atau pepohonan rindang untuk meminimalkan masuknya partikel-partikel berbahaya akibat polusi. Kemudian, akan lebih besar baik lagi bila anak memakai masker di mana berada di dalam luar ruangan lalu membatasi gerak anak di luar ruangan apabila tak memiliki program yang dimaksud mendesak.

“Terutama yang mana mempunyai anak dengan penyakit penyerta, itu harus lebih lanjut hati-hati lagi. Bila wajib gunakan masker. Masker itu kendati tidaklah 100 persen menyaring tapi dapat menghurangi tingkat polusi yang terhirup,” ujarnya.

Laman IQ Air yang dimaksud diperbarui Rabu, 26 Juni 2024, pada pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat menyatakan tingkat polusi udara di dalam Ibukota Indonesia tercatat masuk di kategori sedang. IQ Air mencatatkan data indeks polusi udara DKI Jakarta berada pada poin 73 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 21 mikrogram per meter kubik serta hitungan ini menunjukkan 4,2 kali lebih besar tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Badan Bidang Kesehatan Global (WHO).

Artikel ini disadur dari Kualitas Udara Jakarta Buruk, Dokter Sarankan Anak Makan Banyak Buah