Lifestyle

Libur Sekolah, Rekomendasi buat yang Ingin ke Pantai agar Aman juga Selamat

18
×

Libur Sekolah, Rekomendasi buat yang Ingin ke Pantai agar Aman juga Selamat

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pantai menjadi salah satu tujuan wisata favorit ke musim libur sekolah seperti sekarang. Sayangnya, tak semua warga menyadari bahaya berada di dalam tepi laut kemudian kerap mengabaikan keselamatan diri, teman, atau keluarga.

Banyak tindakan hukum pemukim hilang ditelan ombak ketika berada pada pantai, khususnya berenang hingga menyeberangi zona aman. Untuk menjauhi hal-hal tak diinginkan, apalagi sampai berujung maut, kala liburan ke pantai, perhatikan tips dari para pakar berikut.

Perhatikan peringatan keras ketika tiba di dalam pantai
“Hal pertama yang mana harus diperhatikan ketika tiba adalah situasi pantai,” kata Chris De Jong, mantan perenang nasional Amerika Serikat serta pendiri sekolah renang  Big Blue Swim, kepada HuffPost. Perhatikan tanda atau peringatan serius yang dimaksud terpasang di sepanjang pantai serta patuhi.

Berenang semata-mata ketika ada penjaga pantai
Jangan berenang terlalu terpencil dari bibir pantai, apalagi jikalau tak ada penjaga. Jika ada teman atau kerabat yang tenggelam, serahkan penyelamatan terhadap penjaga pantai yang tersebut sudah ada terlatih menghadapi ombak, gelombang, atau arus bawah air yang tersebut sangat berbahaya. Jangan sampai Anda bergabung berubah menjadi orang yang terluka oleh sebab itu tak paham tindakan penyelamatan yang benar.

Ingat, air yang mana tenang tak setiap saat aman
Jangan terkecoh keadaan air laut yang digunakan tenang. Anda mungkin saja tak menyadari ada pertarungan arus dalam bawah permukaan air yang berbahaya. Jika terpaksa bertemu, permanen tenang serta jangan coba berenang berperang melawan arus.

Tetap tenang dan juga mengapung menghadap ke atas
Jika mengalami keterhambatan dalam penghadapan arus, terus tenang lalu mengapung menghadap ke atas. “Arus itu tak akan menyedot Anda ke dalam, semata-mata menjauhkan dari pantai,” jelas De Jong.

Pelampung tak selalu membantu
De Jong mengingatkan alat bantu mengapung seperti pelampung, ban, atau jaket tak terus-menerus membantu ketika terdampar arus air laut. Alat-alat itu hanya saja membantu mengapung tapi tak bisa jadi berhadapan dengan tarikan arus.

Selalu waspada di dekat air
Tenggelam adalah pemicu terbanyak kematian anak usia 1-4 tahun, menurut CDC Amerika Serikat. Jadi, pengawasan warga tua sangat penting. Jangan lengah, perhatian teralihkan dengan sibuk bermain ponsel atau foto-foto sendiri. Yang tak kalah penting, jangan tinggalkan sampah pada waktu pulang.

Artikel ini disadur dari Libur Sekolah, Saran buat yang Ingin ke Pantai agar Aman dan Selamat