Otomotif

Menkominfo sebut tak ada indikasi kebocoran data imbas kelainan PDNS 2

16
×

Menkominfo sebut tak ada indikasi kebocoran data imbas kelainan PDNS 2

Sebarkan artikel ini
Menkominfo sebut tak ada indikasi kebocoran data imbas kelainan PDNS 2

Ibukota – Menteri Komunikasi dan juga Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan tidak ada ada indikasi kebocoran data imbas gangguan jiwa serangan siber terhadap Pusat Fakta Nasional Sementara (PDNS) 2 pada Surabaya.

"Tadi hasil rapat dengan Komisi I tidak ada ada indikasi juga belum ada bukti terjadinya kebocoran data," kata Budi Arie singkat pada wawancara cegat usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI ke Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/6) malam.

Budi Arie mengutarakan upaya pemulihan PDNS 2 masih terus dilakukan. Pihaknya berusaha mencapai pemulihan penuh terhadap PDNS 2 ditargetkan tuntas pada pertengahan Agustus 2024.

Direktur Network kemudian IT Solution Telkom Negara Indonesia Herlan Wijarnako menjelaskan bahwa data yang tersebut tertahan pada PDNS 2 akibat adanya serangan siber yang dimaksud menyebabkan kelainan tidak ada akan sanggup disalahgunakan oleh pembuat ransomware oleh sebab itu aksesnya sudah diisolasi.

Herlan menyampaikan isolasi di dalam sistem PDNS 2 menyebabkan data yang dimaksud tiada dapat diakses identik sekali.

"Kondisi data itu terenkripsi tapi pada tempat (di kedudukan PDNS 2) serta sekarang sistem PDNS 2 itu telah kita isolasi. Tidak ada yg sanggup akses, kita putus akses dari luar. Jadi Insya Allah tidak ada bisa saja (disalahgunakan)," kata Herlan pada pada konferensi pers di dalam Jakarta, Rabu (26/6).

Herlan menjelaskan langkah teknis isolasi pada PDNS 2 menciptakan data-data yang digunakan berada dalam dalamnya bukan dapat lagi digunakan sehingga data-data yang disebutkan tentunya tidak ada sanggup dicadangkan.

Meski begitu untuk beberapa layanan yang dimaksud krusial, dengan memanfaatkan PDNS 1 di dalam Serpong, Tangerang Selatan juga pusat data cadangan dalam Batam, Kepulauan Riau pemerintah berupaya melakukan pemulihan dengan data terbatas yang digunakan ada di kedua pusat data itu.

"Yang jelas data yang tersebut sudah ada kena ransomware ini sudah ada enggak sanggup direcovery gitu ya. Jadi kita menggunakan sumber daya yang digunakan masih kita miliki," kata Herlan.

Artikel ini disadur dari Menkominfo sebut tak ada indikasi kebocoran data imbas gangguan PDNS 2