Ekonomi

Pemprov Maluku mengintensifkan percepatan operasi Blok Masela

10
×

Pemprov Maluku mengintensifkan percepatan operasi Blok Masela

Sebarkan artikel ini
Pemprov Maluku mengintensifkan percepatan operasi Blok Masela

eksekutif siap memperkuat dengan seluruh kewenangan yang tersebut dimiliki untuk menegaskan keberhasilan proyek ini.

Ambon – pemerintahan Provinsi (Pemprov) Maluku mengintensifkan upaya percepatan tambang gas abadi Blok Masela untuk meningkatkan perekonomian daerah.

“Pemerintah siap menggalang dengan seluruh kewenangan yang tersebut dimiliki untuk menegaskan keberhasilan proyek ini, yang mana diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada penerimaan tempat kemudian kesejahteraan komunitas Maluku," kata Penjabat Pemimpin wilayah Maluku Sadali Ie pada pernyataan yang diterima di dalam Ambon, Sabtu.

Hal itu dikatakan Sadali merespons upaya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Pertemuan Usaha Hulu Minyak serta Gas Bumi (SKK Migas) di segala bentuk perizinan terkait Analisis Mengenai Efek Lingkungan (Amdal) kemudian lahan yang tersebut sekarang ini sedang berlangsung.

Menurut Sadali, upaya ini berubah menjadi bukti komitmen bersatu di upaya mempercepat pengembangan proyek Masela.

“Pemprov Maluku juga berikrar untuk memberikan rekomendasi terkait pemakaian lahan yang digunakan dibutuhkan oleh SKK Migas juga untuk memfasilitasi serangkaian negosiasi kemudian mediasi yang mana adil pada pembebasan lahan. Kami juga menyokong pemerintah kabupaten untuk bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku untuk memperkuat percepatan proyek Masela," katanya menjelaskan.

Oleh sebab itu Sadali berharap agar SKK Migas dengan perusahaan INPEX Masela Ltd dapat terus berkoordinasi dengan Pemprov Maluku supaya proyek Masela dapat beroperasi sesuai target pada Kuartal IV 2029.

"Sebagai proyek gas terbesar ke Indonesia, dukungan dengan dari semua pihak sangat penting untuk kesuksesan proyek ini," ujarnya.

Proyek Masela sendiri berubah jadi salah satu Proyek Penting Nasional Indonesi dengan kapasitas produksi yang dimaksud diharapkan mencapai 9,5 jt metrik ton per tahun (MTPA) Liquefied Natural Gas (LNG), 150 jt standar kaki kubik per hari gas pipa, serta sekitar 35.000 barel kondensat per hari, dengan target operasional pada kuartal IV 2029.

Dari Proyek Masela juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Maluku.

Artikel ini disadur dari Pemprov Maluku mengintensifkan percepatan operasi Blok Masela