Entertainment

Review Film A Quiet Place: Day One, Kengerian Invasi Alien ke Tengah Hiruk Pikuk New York

14
×

Review Film A Quiet Place: Day One, Kengerian Invasi Alien ke Tengah Hiruk Pikuk New York

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Prekuel terbaru dari saga A Quiet Place mulai tayang di dalam bioskop Tanah Air pada 26 Juni 2024. Berjudul A Quiet Place: Day One, film ini bercerita tentang hari-hari awal invasi alien yang mana mengandalkan kepekaan terhadap suara. Cerita berpusat pada Sam, individu wanita penderita neoplasma yang mana berupaya bertahan hidup dengan Eric dalam tengah-tengah kekacauan yang mana mengancam.

Diproduksi oleh John Krasinski, serta disutradarai oleh Michael Sarnoski, A Quiet Place: Day One mengambil latar di pusat hidup yang paling bising dalam Amerika Serikat, yaitu New York. Meski kisahnya berfokus pada karakter-karakter baru seperti Sam serta Eric, film ini masih menyematkan ciri khasnya dengan menghadirkan Djimon Hounsou dari film sekuelnya, A Quiet Place II.

Review Film A Quite Place: Day One: Tetap Menegangkan, Kurang Mendalam

Meski diharapkan akan menghadirkan ketegangan yang digunakan intens, prekuel ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Plot yang mana dikerjakan Sarnoski terasa agak terburu-buru lalu seharusnya tambahan bisa saja mengeksplorasi kekacauan pada hari-hari awal invasi alien. Selain itu, terkadang terasa terlalu terfokus pada perjalanan karakter utama. Beberapa momen cerita juga terasa terlalu enteng diprediksi, sedikit menurunkan kejutan yang tersebut diharapkan dari sebuah cerita horor.

Meskipun demikian, penonton tetap dijanjikan beberapa momen menegangkan yang terasa di setiap adegan, dibangun dengan apik oleh desain pernyataan yang mana menambah rasa takut. Atmosfer sunyi yang mana sudah menjadi ciri khas saga A Quiet Place kekal dijaga dengan baik, dengan desain pernyataan yang digunakan mencekam lalu ketegangan yang digunakan terus mengintai pada setiap adegan.

Ada perbedaan menantang dengan dua film sebelumnya, tiada cuma di posisi yang dimaksud lebih besar urban namun juga di pendekatan terhadap cerita. A Quiet Place: Day One memilih untuk fokus pada aspek emosional karakter-karakternya, teristimewa Sam yang tersebut berhasil diperankan oleh Nyong’o serta Quinn sebagai Eric yang digunakan mencoba bertahan hidup. Kemampuan akting para pemeran utama memang benar cukup memikat, ditambah dengan chemistry yang solid antara Nyong’o dan juga Quinn, menjadikan dinamika antara Sam serta Eric sebagai fokus utama pada ketegangan film.

Prekuel ini juga menghadirkan beberapa jumpscare yang digunakan mengejutkan, tentu saja, A Quiet Place: Day One kekal meninggalkan pertanyaan baru yang tersebut kemungkinan besar cuma mampu dijawab di kelanjutan cerita. Bagaimanapun juga, film ini menambahkan dimensi baru yang tersebut menawan bagi penggemar A Quiet Place. Cerita dari prekuel ini juga menunjukkan bahwa ketakutan bukan pernah berakhir bahkan di kota yang dimaksud paling bising sekalipun.

Artikel ini disadur dari Review Film A Quiet Place: Day One, Kengerian Invasi Alien di Tengah Hiruk Pikuk New York