Kesehatan

2 Manfaat Terapi Akupuntur Usai Serangan Stroke, Bisa Cegah Kecacatan?

12
×

2 Manfaat Terapi Akupuntur Usai Serangan Stroke, Bisa Cegah Kecacatan?

Sebarkan artikel ini
2 Manfaat Terapi Akupuntur Usai Serangan Stroke, Bisa Cegah Kecacatan?

Nadineworldwide.com – Setelah serangan stroke, pasien perlu melakukan terapi untuk memulihkan fungsi tubuh seperti semula. Fungsi lain dari terapi juga termasuk menurunkan risiko kecacatan. Salah satu jenis terapi yang dimaksud bisa jadi diberikan untuk pasien stroke adalah akupuntur.

Dokter Spesialis Akupunktur Medik Subspesialis Akupunktur Analgesia kemudian Anestesi RSPI Pondok Indah, dr. R. Handaya Dipanegara, menjelaskan bahwa setelahnya serangan stroke, gangguan yang tersebut paling kerap dialami yaitu kemampuan motorik dan juga sensorik berubah atau bahkan hilang sejenis sekali.

“Kementerian Aspek Kesehatan RI menyatakan bahwa sebanyak 2 dari 3 pasien stroke kerap mengalami disabilitas. Jenis disabilitas yang tersebut dialami oleh setiap pasien berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan serta bagian otak yang terkena dampak,” ujar dr. R. Handaya melalui keterangan yang dimaksud diterima suara.com, Kamis (14/12/2023).

Dan menurut dr. R. Handaya, ternyata terapi akupuntur untuk pasien stroke ini direkomendasikan oleh Organisasi Kesejahteraan Planet atau WHO. Terapi akupuntur mampu diberikan sebagai pendamping, selain terapi pengobatan, terapi fisik, terapi okupansi, hingga terapi wicara.

“Tidak sedikit uji klinis yang dimaksud sudah membuktikan bahwa metode akupuntur mampu memberikan dampak positif terhadap pasien stroke, baik melalui terapi etiologi (penanganan terhadap faktor atau akar permasalahan kesehatan), maupun terapi simtomatik atau penanganan terhadap gejala yang tersebut timbul,” paparnya.

Menurut dokter yang mana juga berpraktik dalam RSPI Bintaro Jaya ini, akupuntur sanggup bantu merangsang berbagai titik di tempat permukaan tubuh untuk menyeimbangkan fungsi organ.

Selain itu, akupuntur pada pasien stroke bekerja dengan cara menghambat reaksi inflamasi atau peradangan setelahnya terjadi pendarahan atau stroke iskemik, lalu mampu merangsang perkembangan sel-sel saraf baru serta pembuluh darah, sehingga mempengaruhi kemampuan saraf untuk beradaptasi.

“Mekanisme efek pengkondisiannya meliputi peningkatan aktivitas antioksidan, pengaktifan reseptor pada seluruh sistem saraf pada tubuh
atau endocannabinoid, dan juga menghindari kematian sel-sel,” sambung dr. Handaya.

Manfaat akupuntur untuk pasien stroke juga meliputi etiologi (akar masalah) juga simtomatik atau keluhan kemampuan fisik lain yang dimaksud disebabkan stroke. Berikut di dalam antaranya:

1. Manfaat Etiologi Akupuntur untuk Stroke

  • Perbaikan aliran darah ke area otak yang tersebut menjadi penyulut stroke.
  • Mengurangi penyumbatan pembuluh darah pada otak.
  • Mengurangi kerusakan saraf otak.
  • Menangani hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Mengontrol diabetes.
  • Menangani dislipidemia atau kadar lemak darah alias lemak darah yang tersebut tinggi.
  • Menangani penyakit jantung.
  • Akupunktur membantu penyintas stroke terlepas dari kebiasaan buruk yang mana berisiko terhadap kesehatan, seperti kecanduan merokok, gangguan tidur, dan juga lain-lain.

2. Manfaat Simtomatik Akupuntur untuk Stroke

  • Menghilangkan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial.
  • Menghilangkan nyeri otot akibat kekakuan otot.
  • Disfagia alias kesulitan untuk menelan.
  • Disfonia atau pembaharuan suara.
  • Gangguan kognitif (gangguan daya ingat)
  • Mengurangi insomnia atau kesulitan tidur.
  • Mencegah depresi atau stres.
  • Hemianopia yaitu gangguan penglihatan.

(Sumber: Suara.com)