Kesehatan

penyebaran virus Corona Kembali Serang Singapura, Ini adalah Langkah Kemenkes untuk Halau Penyebarannya di Negara Indonesia

8
×

penyebaran virus Corona Kembali Serang Singapura, Ini adalah Langkah Kemenkes untuk Halau Penyebarannya di Negara Indonesia

Sebarkan artikel ini
penyebaran virus Corona Kembali Serang Singapura, Hal ini adalah Langkah Kemenkes untuk Halau Penyebarannya ke Negara Indonesi

JAKARTA – Singapura diserang pandemi Covid-19 varian KP.1 serta KP.2. Total kasusnya per periode 5 hingga 11 Mei 2024 mencapai 25.900 kasus.

Meski tindakan hukum konfirmasinya tinggi, data dari Kementerian Aspek Kesehatan Singapura mencatat bahwa perkara yang digunakan masuk rumah sakit tak begitu tinggi. Rerata pasien masuk ICU pun masih rendah.

Juru Bicara Kementerian Kesejahteraan RI Mohammad Syahril menegaskan, hingga ketika ini perkara KP.1 serta KP.2 yang berada dalam merebak dalam Singapura belum teridentifikasi pada Indonesia. Walau demikian, pemerintah kekal melakukan berubah-ubah upaya pencegahan guna menghalau masuknya varian itu ke Indonesia.


Syahril menjelaskan, belajar dari lonjakan persoalan hukum ketika pandemi, Nusantara sudah pernah mempunyai strategi di penanggulangan Covid-19. Yaitu mengintensifkan kapasitas mencakup manajemen klinis, surveilans, imunisasi, penawaran kesehatan, serta sebagainya.

“Upaya yang dimaksud telah terjadi disiapkan adalah rumah sakit telah memiliki peringatan keras dini (early warning) di konversi tempat tidur, adanya tenaga cadangan, kesiapan perbekalan kesehatan seperti oksigen, hingga bubuk-bubuk juga vaksinasi, khususnya bagi kelompok berisiko,” kata Syahril di informasi resminya, Rabu (22/5/2024).

Selain itu, Kemenkes juga terus memantau pola penyebaran penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB), satu di antaranya Covid-19.

Syahril mengatakan, ketika ini telah terbentuk jejaring pada lebih banyak 15.000 prasarana kesehatan, laboratorium, serta Balai Kekarantinaan Kesejahteraan (BKK) di seluruh Indonesia untuk memantau penyebaran penyakit potensial tersebut.

Kemudian, integrasi surveilans influenza lalu penyebaran virus Corona telah dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi global. Rumah sakit-rumah sakit ke Indonesia, kata Syahril, sudah ada siap apabila memang sebenarnya ada peluang peningkatan kasus.

“Ini terus kami pantau melalui laporan Bed Occupation Rate (BOR) ruang isolasi dan/atau ICU, baik itu secara harian atau mingguan,” pungkasnya.

Artikel ini disadur dari Covid-19 Kembali Serang Singapura, Ini Langkah Kemenkes untuk Halau Penyebarannya di Indonesia