Olahraga

CryptoDATA RNF Dicoret dari Tim MotoGP 2024, Kenapa?

Nadineworldwide.com – Komite Seleksi MotoGP yang digunakan terdiri dari anggota FIM, IRTA, juga Dorna Sports telah terjadi memutuskan untuk tidak ada menunda kontrak dengan kelompok balap CryptoDATA RNF Aprilia, musim mendatang.

Dikutip ANTARA dari keterangan resmi, Selasa, alasan dicoretnya regu satelit Aprilia itu adalah adanya pelanggaran berulang yang mana dilaksanakan oleh CryptoDATA yang mana merupakan sponsor utama kelompok tersebut.

“Pelanggaran berulang juga pelanggaran kesepakatan partisipasi yang mempengaruhi citra masyarakat MotoGP mengharuskan langkah ini dilakukan,” kata MotoGP.

Masih belum jelas bagaimana detail hambatan antara CryptoDATA kemudian Dorna Sports. Namun, ada kabar yang tersebut menyangkut-pautkan permasalahan ini dengan Razlan Razali yang dimaksud sebelumnya mengundurkan diri sebagai Tim Prinsipal RNF Aprilia, beberapa pekan lalu.

Razali dilaporkan merasa ditipu oleh CryptoDATA, yang dimaksud awalnya datang sebagai sponsor juga mitra utama kelompok RNF, dengan mengakuisisi sebagian besar saham tim.

“Ini merupakan perjalanan yang dimaksud luar biasa. Kesempatan sekali seumur hidup untuk mengurus kemudian miliki Tim MotoGP di dalam Kejuaraan Dunia. Kami tahu bagaimana rasanya menang lalu kalah. Bekerja dengan anggota regu paling menakjubkan dari seluruh dunia,” kata Razali beberapa waktu lalu ketika ia memutuskan untuk mundur.

Lebih lanjut, Komite Seleksi MotoGP pun menyatakan akan meninjau permohonan untuk kelompok independen baru yang dimaksud menggunakan mesin Aprilia, untuk bergabung dengan grid kelas balap MotoGP pada tahun 2024.

“Informasi tambahan lanjut mengenai hambatan ini akan menyusul pada waktunya,” kata MotoGP.

Sementara itu, dua atlet sepeda RNF Aprilia sebelumnya yaitu Miguel Oliveira lalu Raul Fernandez masih ada di tempat daftar nama atlet sepeda untuk musim mendatang, dengan nama kelompok yang dimaksud ditulis “Tim Independen Aprilia Racing”.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button