Kesehatan

Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat

9
×

Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Dokter epidermis umumnta tidak ada akan pernah menganjurkan seseorang untuk memencet jerawat. Mengapa demikian?

Dilansir dari Health Shots, dokter epidermis kosmetik juga ahli bedah epidermis di dalam The Esthetic Clinics, Rinky Kapoor, menunjukkan lima alasan Anda seharusnya tidaklah pernah memencet jerawat .

1. Memperparah jerawat

Saat Anda memencet lapisan kulit pada sekitar jerawat, risiko mengupayakan kotoran, minyak, dan juga bakteri tambahan di ke bawah epidermis pun meningkat. Selain itu, bakteri dalam jari Anda juga mengambil bagian bergabung kemudian menyebabkan jenis jerawat baru yang digunakan berasal dari lapisan di kulit.

2. Mencetak lebih banyak sejumlah ruang infeksi

Kapoor mengutarakan bahwa ketika Anda memencet jerawat untuk mengeluarkan nanahnya, Anda kemungkinan besar berpikir Anda sudah ada membersihkan seluruh arena itu. Tetapi kenyataannya ada kemungkinan Anda masih menyisakan sedikit nanah, kemudian itu akan bermetamorfosis menjadi tempat tumbuh biaknya jerawat yang digunakan semakin meradang juga tambahan besar.

3. Menyebabkan jaringan parut kemudian lubang

Munculnya jerawat secara dini akan menghambat penyembuhan. Hal yang dimaksud menyebabkan hilangnya jaringan yang digunakan mendatangkan bekas luka permanen. Semakin banyak Anda menggaruk serta memencet jerawat, semakin besar juga risiko timbulnya jaringan parut. Selain itu, hal ini pun bisa jadi menyebabkan pitting jikalau Anda tiada segera menghentikannya.

4. Menjadi korban hiperpigmentasi

Kapoor memberi peringatan bahwa hiperpigmentasi pasca inflamasi adalah salah satu efek samping umum dari jerawat yang mana pecah. Sementara hiperpigmentasi membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk hilang.

5. Mengundang lebih tinggi banyak jerawat

Nanah yang tersebut pergi dari dari jerawat akan bersentuhan dengan kulit. Adapun bakteri, minyak, juga kotoran yang digunakan terperangkap menyumbat pori-pori dan juga folikel rambut sehingga menyebabkan lebih lanjut banyak jerawat.

“Saya menyarankan Anda membiarkan jerawat itu bertahan, yang tersebut biasanya 3-7 hari, dan juga memberi kesempatan pada epidermis untuk sembuh. Namun jikalau masih muncul, pastikan Anda membersihkan area yang dimaksud dengan pembersih wajah antibakteri, lalu mengoleskan krim yang digunakan direkomendasikan dokter kulit,” kata dia.

Artikel ini disadur dari Inilah 5 Alasan Anda Tidak Dianjurkan Memencet Jerawat