Lifestyle

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen serta Sunblock

13
×

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen serta Sunblock

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sinar matahari adalah sumber kehidupan, namun paparan sinar ultraviolet (sinar UV ) dari matahari dapat menyebabkan kehancuran pada kulit. Dalam upaya melindungi dermis dari efek buruk sinar matahari, banyak produk-produk yang digunakan tersedia ke pasaran, seperti sunscreen lalu sunblock.

Perbedaan Antara Sunscreen juga Sunblock

Meski kerap digunakan secara bergantian, sunscreen juga sunblock memiliki perbedaan pada cara melindungi epidermis dari sinar matahari. Sunscreen bekerja dengan menerima sinar UV lalu mengonversinya berubah menjadi panas, kemudian melepaskannya dari kulit.

Sebaliknya, sunblock bekerja dengan memberikan lapisan fisik pada dermis yang tersebut memantulkan sinar UV. Dengan kata lain, sunscreen “menyaring” sinar matahari, sedangkan sunblock “memantulkan” sinarnya.

Dilansir dari Health, kebanyakan sunscreen hanya saja melindungi dari UVB (Ultraviolet B) lalu sebagian UVA (Ultraviolet A) rays, sedangkan sunblock memberikan pengamanan tambahan baik sebab melibatkan senyawa mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang dimaksud menciptakan lapisan fisik pada melawan kulit.

Sunscreen atau Sunblock?

Dalam menentukan apakah memilih sunscreen atau sunblock, sangat tergantung pada preferensi dan juga permintaan setiap orang. Sunscreen yang digunakan biasanya hadir di bentuk krim, lotion, atau gel, lebih lanjut simpel meresap ke pada lapisan kulit kemudian banyak memberikan tampilan yang digunakan tambahan ringan. Sementara itu, sunblock, yang cenderung lebih lanjut tebal serta mungkin saja meninggalkan lapisan putih pada kulit, memberikan pengamanan fisik yang kuat.

Dikutip dari Forbes, sunblock lebih banyak direkomendasikan bagi mereka yang digunakan miliki dermis sensitif atau rentan terhadap hambatan epidermis tertentu. Kandungan mineral ke sunblock cenderung lebih banyak cocok untuk epidermis sensitif, lantaran tiada menyebabkan iritasi atau alergi seperti beberapa komponen kimia yang digunakan ditemukan di sunscreen.

Namun, pilihan antara sunscreen kemudian sunblock juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas kemudian keperluan epidermis individu. Saat berolahraga atau beraktivitas di dalam luar ruangan, sebagian warga mungkin saja tambahan memilih sunscreen yang mana ringan lalu simpel menyerap. Sementara warga lain mungkin saja memilih sunblock untuk pemeliharaan yang dimaksud lebih besar intensif.

Cara Pemanfaatan Sunscreen juga Sunblock

Penggunaan sunscreen juga sunblock sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan lapisan kulit harian. Dilansir dari Baylor Scott & White Health, pengaplikasian sunscreen atau sunblock dijalankan setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Hal ini memberikan waktu bagi barang yang disebutkan untuk meresap ke pada dermis juga memberikan proteksi optimal.

Selain itu, jumlah agregat yang digunakan tepat yang digunakan harus digunakan adalah sekitar satu ons atau setara dengan satu sendok makan, untuk melindungi seluruh tubuh. Pemakaian ulang juga penting, khususnya setelahnya berenang, berkeringat, atau setiap dua jam sekali.

Dalam pemakaian ulang, jangan lupa untuk mencakup area yang dimaksud rutin terlewat, seperti leher, belakang leher, juga telinga. Dikutip dari Verywell Health, item sunscreen atau sunblock yang tersebut baik adalah yang tersebut ber-SPF (Sun Protection Factor) minimal 30. Hal ini dapat memberikan pengamanan yang mana baik terhadap sinar UVB . Untuk melindungi dari sinar UVA, pastikan hasil yang disebutkan juga memiliki label “Broad Spectrum”.

Lindungi Kulit dari Sinar Matahari dan juga Zat Berbahaya Atmosfer dengan Cara Berikut

Artikel ini disadur dari Jangan Salah, Ini Perbedaan Sunscreen dan Sunblock