Otomotif

Mau Beli Pelek Bekas? Jangan Tergiur Harga Murah, Ketahui Dulu Fakta Hal ini

Nadineworldwide.com – Pelek bekas menjadi alternatif menarik bagi merekan yang mana ingin menyulap tampilan mobil dengan budget terbatas.

Dengan banyaknya penjual pelek bekas yang tersebut menawarkan harga jual tambahan terjangkau, tak sedikit pemilik kendaraan yang tergiur untuk beralih ke pelek bekas.

Meski terlihat menguntungkan, namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli pelek bekas, ada beberapa fakta yang mana perlu diperhatikan agar bukan menyesal di area kemudian hari.

Dikutip dari situs resmi Suzuki, ini deretan hal yang dimaksud perlu Anda perhatikan.

Pelek mobil ketika dipress dengan mesin.[YouTube/Hydraulic Press Channel]
Pelek mobil ketika dipress dengan mesin.[YouTube/Hydraulic Press Channel]

1. Hati-hati dengan Bekas Las

Kualitas pelek bekas sanggup terlihat dari kondisinya secara kasat mata. Perhatikan bagian sambungan pelek, lalu apabila terdapat bekas las, itu dapat menjadi pertanda bahwa pelek yang disebutkan pernah mengalami kehancuran parah. Raba bagian bekas las untuk menjamin keaslian serta kualitasnya.

2. Perhatikan Kekenalannya

Pelek Taiwan biasanya memiliki tingkat kekenyalan yang tinggi. Meskipun tiada mudah retak pada waktu menghantam lubang, namun, mampu mengalami peang atau penyok. Beberapa penjual kemungkinan besar mencoba memperbaiki peang dengan cara di-press ke tukang bubut. Pastikan untuk memeriksa kekentalan pelek dengan cermat.

3. Cek Pengecatan Ulang dengan Teliti

Beberapa pelek bekas akan di-cat ulang agar terlihat lebih besar baik juga menutupi cacat atau modifikasi sebelumnya. Perhatikan dengan seksama apakah ada bekas press yang dimaksud disembunyikan pada balik cat baru. Jangan tergoda oleh penampilan luar yang mana menarik tanpa memeriksa keaslian pelek.

4. Perhatikan Bearing Pelek

Pastikan bearing pelek sesuai dengan pelek itu sendiri. Jika tidaklah pas, ini dapat menyebabkan permasalahan goyangan pada ban. Periksa dengan teliti untuk meyakinkan keselarasan antara bearing dan juga pelek.

5. Hindari Pelek yang mana Berwarna

Meskipun pelek berwarna dapat menambah estetika, hindari pembelian pelek yang dimaksud dicat ulang. Warna baru kemungkinan besar digunakan untuk menyembunyikan cacat atau modifikasi pada pelek. Lebih baik pilih pelek yang dimaksud tidak ada dicat ulang agar Anda dapat mengamati kondisinya dengan jelas.

6. Cek Lubang Baut dengan Teliti

Periksa lubang baut pada pelek bekas. Beberapa pelek bekas mungkin saja mempunyai lubang baut yang digunakan ditambal dengan cor. Pastikan bahwa material cor dapat menyatu dengan pelek secara baik kemudian tidak ada meninggalkan jejak yang mencolok.

7. Periksa Riwayat Pelek Bekas

Bertanya tentang riwayat pelek bekas bisa saja memberikan deskripsi tambahan jelas tentang kondisi lalu penggunaannya sebelumnya. Belilah pelek bekas dari pedagang yang mana terpercaya dan juga dapat memberikan informasi yang digunakan akurat tentang kondisi pelek.

Dengan memperhatikan fakta-fakta di dalam atas, Anda dapat menghindari prospek permasalahan dan juga meyakinkan bahwa pembelian pelek bekas Anda sesuai dengan ekspektasi. Pilihlah peniaga yang dimaksud terpercaya agar mendapatkan pelek bekas dengan kualitas terbaik.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button