Otomotif

Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

12
×

Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

Sebarkan artikel ini
Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

JAKARTA – Video mobil menabrak tembok salah satu pusat belanja di dalam kawasan Kelapa Gading, DKI Jakarta Utara (Jakut), menyebar pada media sosial. Tapi, apa penyebabnya?

Dalam video yang dimaksud diunggah di dalam beragam media sosial Awal Minggu (22/4/2024) itu disebutkan bahwa mobil melaju dan juga menabrak dinding pusat perbelanjaan Mall of Tanah Air (MoI), pada Kelapa Gading DKI Jakarta Utara. Gara-garanya, ada orang anak yang dimaksud menaiki mobil yang disebutkan kemudian duduk ke bangku kemudi.

Dinarasikan bocah yang disebutkan bukan sengaja menginjak pedal gas mobil, tak lama kemudian mobil menabrak tembok mal. Benarkah seperti itu?

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom yang mana sudah melakukan pengecekan ke lokasi tidak ada mengumumkan secara jelas kronologi kejadian pada Mingguan (21/4/2024).

Ia belaka mengemukakan dua fakta. Pertama, anak yang dimaksud terlihat ke video masih duduk dalam bangku sekolah dasar (SD) kelas I. Kedua, tindakan hukum yang dimaksud telah terjadi diselesaikan secara kekeluargaan oleh show room juga pihak keluarga.

Mengapa Bisa Mobil Melaju ke di Mal?

Diduga, kendaraan yang tersebut menabrak dinding itu adalah mobil listrik Chery Omoda E5 yang dipasarkan ke harga jual Rp498 juta.

Seharusnya memang benar mobil yang mana dipamerkan di pusat perbelanjaan tak boleh dinyalakan. Selain suaranya berisik yang bisa jadi mengganggu pengunjung, juga gas buang sisa kendaraan bermotor yang digunakan pergi dari melalui knalpot mengandung racun seperti CO, CO2, NOX juga lainnya yang mana berbahaya ke di ruangan.

Hanya saja, mobil listrik Chery Omoda E5 tak miliki dua hal tersebut: tidak ada ada pendapat serta tak mengeluarkan gas buang.

Maka, kemungkinan besar semata tenaga penjual mobil sengaja menyalakan untuk memperlihatkan fitur-fitur Chery Omoda E5 untuk calon pembeli.

Lalu, bagaimana anak SD kelas 1 yang dimaksud berusia 6-7 tahun sanggup menyebabkan mobil berjalan?

Dari pengamatan SINDONews, besar kemungkinan anak yang disebutkan menekan tuas transmisi Chery Omoda E5 yang mana ada di sisi kanan sehingga masuk ke D (Drive). Alhasil mobil pun segera melaju pelan tanpa harus digas. Apalagi, anak kelas 1 SD besar kemungkinan kakinya belum sampai menjangkau pedal gas.

Artikel ini disadur dari Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading