Otomotif

Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal ke Kelapa Gading: Salah Siapa?

10
×

Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal ke Kelapa Gading: Salah Siapa?

Sebarkan artikel ini
Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal ke Kelapa Gading: Salah Siapa?

JAKARTA – Video mobil menabrak tembok salah satu pusat perdagangan di dalam kawasan Kelapa Gading, Ibukota Utara (Jakut), popular ke media sosial. Siapa yang salah?

Dalam sebuah video ramai dalam media sosial terlihat bahwa mobil Chery Omoda E5 menabrak dinding pusat perbelanjaan Mall of Negara Indonesia (MoI), di dalam Kelapa Gading Ibukota Indonesia Utara.

Gara-garanya, ada manusia anak yang dimaksud menaiki mobil yang dimaksud juga duduk ke bangku kemudi.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom mengumumkan bahwa kejadian pada hari Hari Minggu (21/4/2024) itu telah selesai. Kasus yang dimaksud melibatkan anak yang dimaksud masih duduk pada bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 1 dan juga show room telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Tentu saja, persoalan hukum ini mampu jadi pembelajaran juga bagi merek yang dimaksud terlibat: pihak diler mobil, pengelola mal, juga konsumen.

Ario Aunuddin, praktisi event organizer, menyampaikan bahwa umumnya event organizer yang dimaksud biasa meng-handle produk-produk otomotif telah miliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait keamanan.

“Namun, kalau mengawasi perkara ini merupakan pameran skala kecil yang dimaksud ramai-ramai dikerjakan oleh diler tidak APM (Agen Pemegang Merek),” ungkapnya.

Maka, yang dimaksud berlaku hanya sekali SOP mal/pusat perbelanjaan. Artinya, tiada boleh menyalakan mesin selama jam operasional pusat perbelanjaan buka.

”Harus diakui, dikarenakan yang tersebut dipamerkan mobil listrik aturan ini jadi sedikit longgar. Karena tidaklah ketahuan. Tidak ada suara, tiada ada emisi, serta tidaklah ada bau asap,” bebernya.

Untuk mobil Internal Combustion Engine (ICE), umumnya event organizer menggunakan perangkat CTEK. “Artinya, fitur-fitur yang harus bisa jadi menyala menggunakan listrik dari luar, bukanlah dari mobil,” bebernya.

Siapa yang mana Salah?

Ario sendiri mengerti akan upaya tenaga penjual yang mana nekad menyalakan mobil listrik untuk lebih banyak meyakinkan calon pembeli. Karena tiada semua tenaga penjual dibekali pengetahuan tentang keamanan. Sebab, tugasnya hanya saja berjualan.

Artikel ini disadur dari Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading: Salah Siapa?