Berita

PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai

10
×

PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai

Sebarkan artikel ini
PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai

JAKARTA – Kontroversi tindakan hukum yang tersebut melibatkan banyak pejabat juga oknum Bea Cukai menciptakan geram masyarakat. Salah satunya dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesi (PB SEMMI).

Bendahara Umum PB SEMMI, Achmad Donny meminta-minta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengevaluasi Ditjen Bea Cukai sebab tindakan oknum pegawai dan juga pejabat Bea Cukai sudah ada merugikan negara kemudian masyarakat.

“Direktorat Jenderal Bea Cukai ń∂ementerian Keuangan RI harus berbenah dimulai dengan dicopotnya Dirjen Bea Cukai, Askolani sebagai pemukim yang mana paling bertanggung jawab melawan karut marutnya kinerja Bea Cukai,” ujar Donny pada keterangannya, Hari Sabtu (18/5/2024).

Dalam pandangannya, perilaku oknum Bea Cukai ke Bandara yang dimaksud merugikan warga dengan mengenakan bea masuk barang bawaan warga seenaknya meresahkan masyarakat, seperti yang tersebut dialami Radhika Althaf di dalam TikTok dikarenakan sepatu impor miliknya seharga Rp.10.301.000 dikenakan pajak fantastis oleh pihak Bea Cukai. Sepatu yang dimaksud dikenakan bea masuk sebesar Rp31.801.343 yang digunakan tiga kali lipat lebih lanjut mahal dari harga jual belinya.

Kemudian tindakan hukum lain, Korea Selatan memberi bantuan sebagai prototype alat bantu tunanetra untuk SLB di Indonesia. Namun barang hibah yang disebutkan tertahan serta pihak sekolah dikenakan bea masuk tarif barang sebesar USD22.846,52 atau sekitar Rp361.039.239 untuk dibayarkan.

“Ini kan praktik curang juga gila yang digunakan sangat memalukan. Barang hibah untuk siswa tuna netra SLB diminta biaya banyak juta. Sekolah pasti menolak. Belum lagi praktik korupsi yang dimaksud diwujudkan pejabat Bea Cukai. Sangat memalukan,” tegasnya.

Ia melanjutkan tindakan hukum dugaan gratifikasi yang menjerat Kepala Bea Cukai Daerah Istimewa YogYakarta Eko Darmanto lalu persoalan hukum dugaan korupsi impor gula oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Riau Ronny Rosfyandi semakin melengkapi buruknya perilaku kemudian kinerja Bea Cukai.

“Berkaca dari semua persoalan hukum yang tersebut disebabkan oleh oknum Bea Cukai tiada ada alasan lagi bagi Menteri Keuangan mempertahankan Dirjen Bea Cukai Askolani dari jabatannya. Askolani harus dicopot,” tegas Donny.

Artikel ini disadur dari PB SEMMI Minta Sri Mulyani Evaluasi Dirjen Bea Cukai