Lifestyle

4 Fase Migrain kemudian Gejalanya

10
×

4 Fase Migrain kemudian Gejalanya

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sakit kepala yang dimaksud parah rutin disepelekan juga terjadi berulang kali, mampu jadi itu gejala migrain. Ketika sakit kepala menyerang rasanya kerap tak tertahankan dan juga menimbulkan sangat tidak ada nyaman. 

Migrain adalah penyakit neurologis kompleks lalu rutin disertai nyeri parah di salah satu bagian kepala lalu dapat mempengaruhi kualitas hidup secara  signifikan. Spesialis neurologi Devi Ariani Sudibyo menjelaskan gejala migrain bisa jadi terus terbentuk pada kurun waktu 4-72 jam apabila tidaklah segera diobati. Berikut fase kemudian gejala migrain.

Fase awal prodrome
Ini merupakan fase awal migrain yang dimaksud paling umum dirasakan. Ciri migrain yang mungkin saja muncul adalah sulit konsentrasi, rasa tidak ada nyaman, leher kaku, serta kelelahan yang dimaksud berlebihan.

Fase aura
Fase ini terbentuk dalam menit ke-5 hingga ke-60 setelahnya gejala awal. Ciri yang tersebut kemungkinan besar muncul adalah nyeri kepala, masalah penglihatan, juga sensasi kesemutan.

Fase sakit kepala
Fase ini terjadi saat gejala dalam fase kesan tiada kunjung membaik. Simptom yang mana mungkin saja dirasakan mulai merasa mual, nyeri pada satu sisi kepala, bukan nafsu makan, sensitif terhadap cahaya, merasa panas dingin yang dimaksud bersamaan pada tubuh, serta wajah terlihat pucat.

Fase postdrome
Fase ini terjadi apabila gejala migrain tiada kunjung membaik di waktu 1-2 hari. Simptom yang kemungkinan besar dirasakan adalah nyeri kepala yang digunakan terus menerus pada satu sisi kepala, diare, dan juga bengkak pada wajah.

Itulah penjelasan terkait migrain beserta fasenya. Jika merasakan keluhan juga gejala seperti di dalam atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu kemungkinan medis yang sedang dialami.

Artikel ini disadur dari 4 Fase Migrain dan Gejalanya