Kesehatan

Awas! Makan Beras Mentah Bisa Bikin Keracunan serta Merusak Dinding Usus

8
×

Awas! Makan Beras Mentah Bisa Bikin Keracunan serta Merusak Dinding Usus

Sebarkan artikel ini
Awas! Makan Beras Mentah Bisa Bikin Keracunan dan juga Merusak Dinding Usus

JAKARTA – Viral pada media sosial belum lama ini sebuah video yang mana menampilkan aksi seseorang emak-emak menyantap beras pada keadaan mentah alias tidak ada dimasak berubah jadi nasi ataupun olahan lainnya.

Video aksi emak-emak yang tersebut makan beras mentah ini ditaruh pada akun X @tanyarlfes. Dalam video tersebut, si emak terlihat lahap menyantap beras di takaran yang tersebut cukup banyak. Bahkan, ia mengambil beras yang tersebut tampak memenuhi toples dengan satu sendok penuh layaknya sedang menyendok nasi.

Video yang disebutkan popular serta sukses memancing bermacam komentar dari netizen. Tidak yang mana sedikit yang tersebut penasaran terkait efek dari aksi random emak-emak makan beras terhadap keseimbangan pencernaan.

Lantas, adakah bahaya keseimbangan yang tersebut mengancam jikalau mengonsumsi beras di takaran yang mana cukup sejumlah seperti yang dimaksud dijalankan emak-emak tersebut? Berikut ulasannya menyampaikan dari beraneka sumber.

Beras mentah sendiri tidak ada menciptakan aturan keamanan dikarenakan dianggap sebagai biji-bijian makanan yang dimaksud biasanya diproses sebelum dikonsumsi.

Undang-Undang Modernisasi Ketenteraman Pangan (FSMA) dari Badan Pengawas Jalan keluar dan juga Makanan Amerika Serikat (FDA) bukan mengkategorikan beras mentah sebagai komponen makanan yang tersebut layak dikonsumsi apabila bukan diolah melalui tahapan pemasakan terlebih dulu. Pasalnya, mengonsumsi beras mentah dipercaya dapat mengakibatkan berubah-ubah risiko kesegaran yang tersebut serius.

Salah satunya yakni keracunan makanan. Pasalnya, beras dapat menampung bakteri berbahaya seperti Bacillus cereus (B. cereus).

Cereus merupakan jenis bakteri yang mana berbagai ditemukan di tanah kemudian dapat mencemari beras mentah. Bakteri ini membentuk spora, yang mana berfungsi sebagai perisai agar B. cereus dapat bertahan ketika dimasak.

Namun, bakteri ini umumnya tidak ada menjadi hambatan pada nasi yang mana baru dimasak sebab suhu tinggi dapat meminimalkan pertumbuhannya. Sementara pada beras mentah yang digunakan bukan disimpan dengan benar, suhu yang digunakan lebih lanjut dingin dapat mengupayakan pertumbuhan bakteri.


Keracunan akibat makan beras mentah dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, kram perut, atau diare pada waktu 15-30 menit setelahnya dikonsumsi. Mengonsumsi beras mentah juga disebut dapat mengakibatkan kesulitan pencernaan dikarenakan beberapa senyawa yang mana dikandungnya. Salah satunya lektin, yakni sejenis protein yang tersebut berperan sebagai insektisida alami.

Lektin terkadang disebut sebagai antinutrien oleh sebab itu dapat menghurangi kemampuan tubuh untuk menerima nutrisi. Orang bukan dapat mencerna lektin, sehingga lektin menyeberangi saluran pencernaan tanpa pembaharuan lalu dapat mengacaukan dinding usus.

Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti diare juga muntah. Untungnya, sebagian besar lektin akan hilang jikalau beras dimasak hingga matang.

Selain itu, makan beras mentah di jumlah total besar akibat pica sudah pernah dikaitkan dengan bermacam efek samping. Mulai dari tubuh kelelahan akibat energi yang didapat tak mencukupi, kehancuran gigi lantaran tekstur beras yang digunakan keras, hingga anemia defisiensi besi yang dimaksud menyebabkan rambut rontok, tubuh enteng memar dan juga lelah, dan juga epidermis pucat.

Artikel ini disadur dari Awas! Makan Beras Mentah Bisa Bikin Keracunan dan Merusak Dinding Usus