Otomotif

Bekerjasama Hyundai Motor Group x Samsung Lahirkan SmartThings untuk Kebutuhan Hal ini

Nadineworldwide.com – ukti kedekatan dunia otomotif dengan teknologi serta sebaliknya bisa jadi dimaknai dari penggantian nama Tokyo Motor Show (TMS) menjadi Japan Mobility Show (JMS). Demikian pula tagline Toyota yang dimaksud menyatakan bukanlah sekadar pelaku bidang otomotif melainkan menyodorkan mobilitas. Dengan demikian, kedekatan unsur teknologi dengan otomotif semakin tidaklah terpisahkan.

Tidak sebatas Jepang, berbagai negara juga melakukan pendekatan sama pada mengakomodasi keinginan otomotif juga teknologi sebagai sebuah sinergi yang mana seru. Antara lain, di tempat Korea Selatan telah lama hadir kemitraan antara Hyundai dengan Samsung.

Dikutip dari kantor berita Antara, perusahaan teknologi Samsung baru hanya mengumumkan kolaborasi dengan Hyundai Motor Group pada mengembangkan perluasan layanan SmartThings untuk mobil produksi Hyundai.

Dengan kolaborasi Hyundai Motor Group x Samsung ini, hadir SmartThings sebagai solusi cerdas sebagai perangkat lunak “Home-to-Car” juga sebaliknya “Car-to-Home”. Prinsip kerjanya, Samsung menyediakan layanan operasional kabin mobil dari rumah yang digunakan memudahkan penggunanya. Juga sebaliknya, selagi di tempat mobil, bisa saja memberikan command atau operasional untuk kegiatan di area rumah.

Sebuah unit Hyundai IONIQ 5 Batik yang digunakan dipajang di tempat booth menggambarkan bersiap test drive ke area test drive khusus pada GIIAS 2023 [Suara.com/ukirsari].
Sebuah unit Hyundai IONIQ 5 Batik yang tersebut dipajang pada booth menggambarkan bersiap test drive ke area test drive khusus di dalam GIIAS 2023. Sebagai ilustrasi EV Hyundai [Suara.com/ukirsari].

Operasional yang tersebut dilaksanakan melalui media SmartThings antara lain adalah starter atau menyalakan mobil, memproduksi mobil dingin lewat penyalaan AC atau Air Conditioning sebelum pengguna masuk kabin, membuka dan juga menghentikan jendela kendaraan, sampai memeriksa status pengisian daya elemen penyimpan daya mobil listrik atau Electric Vehicle (EV).

Sedangkan kegiatan untuk rumah yang dimaksud bisa saja disetel atau dikomando dari kabin mobil antara lain menyalakan peranti seperti televisi pada ruang tamu, AC pada kamar tidur dan juga berbagi ruangan, juga charging EV.

“Kolaborasi ini akan memungkinkan komunikasi dari Home-to-Car serta layanan manajemen energi rumah terintegrasi yang digunakan dioptimalkan untuk gaya hidup masa depan,” jelas Chanwoo Park, Wakil Presiden Eksekutif dalam Samsung Electronics.

Pengguna barang yang tersebut telah lama terintegrasi ini dapat menyesuaikan berbagai jadwal rutin harian menggunakan SmartThings, termasuk memproduksi jadwal daftar tugas pagi di tempat rumah dan juga kegiatan pulang atau turun dari mobil.

Tugas atau daftar pagi hari antara lain alarm bangun tidur, mematikan atau menyalakan lampu rumah, hingga meningkatkan mod lewat hadirnya acara pada TV. Kemudian ketika pengguna akan ke kantor, kabin mobil akan menghadirkan suhu ideal agar menambah kenyamanan. Sedangkan layar smartphone juga TV menampilkan informasi seperti sisa penyimpan daya EV kemudian jarak tempuh.

“Ini adalah kesempatan untuk menimbulkan layanan Car-to-Home juga Home-to-Car mobil yang terhubung menjadi lebih banyak nyaman di tempat berbagai bidang,” tambah Haeyoung Kwon, Wakil Presiden Pusat Penguraian Infotainment Hyundai serta Kia.

Solusi gaya hidup terintegrasi hasil kolaborasi Samsung x Hyundai Motor Group ini masih di pengembangan dan juga belum diketahui kapan akan dirilis, akan tetapi semangatnya berhasil menunjukkan kedekatan dunia otomotif dengan teknologi juga sebaliknya.

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button