Ekonomi

BI sebut deflasi ke Lampung akibat nilai tukar komoditas turun

9
×

BI sebut deflasi ke Lampung akibat nilai tukar komoditas turun

Sebarkan artikel ini
BI sebut deflasi ke Lampung akibat nilai tukar komoditas turun

Pada Mei 2024, IHK Lampung tercatat mengalami naiknya harga 0,09 persen.

Bandarlampung – Kantor Perwakilan Bank Indonesi (BI) Provinsi Lampung menyatakan indeks biaya konsumen (IHK) dalam wilayah ini pada Juni 2024 mengalami deflasi 0,11 persen (month to month/mtm) disebabkan oleh beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga.

"Pada Mei 2024, IHK Lampung tercatat mengalami naiknya harga 0,09 persen," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Junanto Herdiawan, pada Bandarlampung, Selasa.

Ia menyebutkan, harga jual komoditas yang mengalami penurunan itu, seperti bawang merah, tomat, daging ayam ras, ikan nila, lalu bawang putih dengan andil per individu sebesar -0,39 persen; -0,04 persen; -0,03 persen; -0,03 persen; serta -0,02 persen.

Junanto menjelaskan penurunan biaya bawang merah sejalan dengan terjaganya pasokan, seiring dengan sudah pernah masuknya musim panen dari Brebes.

Lalu, penurunan nilai tukar tomat disebabkan oleh terjaganya pasokan akibat cuaca yang terkendali. Adapun penurunan nilai komoditas daging ayam ras disebabkan oleh terjaganya permintaan usai Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha.

"Penurunan nilai tukar ikan nila lalu bawang putih disebabkan oleh terkendalinya cuaca dan juga impor setiap komoditas," kata Junanto.

Di sisi lain, pada Juni 2024 terdapat banyak komoditas yang dimaksud mengalami inflasi, antara lain cabai merah, kopi bubuk, sigaret kretek mesin, jeruk, juga cabai rawit dengan andil tiap-tiap sebesar 0,08 persen; 0,06 persen; 0,05 persen; 0,04 persen; juga 0,03 persen.

Kenaikan cabai merah kemudian cabai rawit disebabkan oleh pasokan yang dimaksud turun usai permintaan lebih tinggi pada Idul Adha. Kenaikan tarif kopi bubuk sejalan dengan nilai melambatnya produksi kopi robusta mendekati panen raya juga juga sesuai dengan tren peningkatan biaya kopi dunia.

Selanjutnya peningkatan nilai tukar rokok sejalan dengan penerapan tarif cukai hasil tembakau pada awal tahun 2024. Pengembangan biaya jeruk disebabkan oleh terbatasnya pasokan pada sedang permintaan yang digunakan meningkat.

Artikel ini disadur dari BI sebut deflasi di Lampung akibat harga komoditas turun