Entertainment

Film-film Indonesia ini Diadaptasi dari Komik

8
×

Film-film Indonesia ini Diadaptasi dari Komik

Sebarkan artikel ini

Jakarta –  bidang perfilman Indonesi terus berprogres kemudian menemukan cara-cara baru untuk menantang penonton. Salah satu cara yang efektif adalah dengan mengadaptasi cerita dari media populer lainnya, seperti komik.

Komik sudah pernah lama berubah jadi bagian dari budaya populer Indonesia, dengan bervariasi judul yang dimaksud ikonik serta memiliki penggemar setia.

Mengadaptasi komik berubah menjadi film tidak ada hanya saja menawarkan cerita yang dimaksud telah dikenal, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi karakter dan juga alur cerita dengan cara yang tersebut baru juga lebih besar mendalam. Berikut adalah daftar film Tanah Air yang digunakan diadaptasi dari komik yang patut disimak.

Daftar Film Indonesi yang mana Diadaptasi dari Komik

 1. Gundala (2019)

Gundala adalah salah satu adaptasi komik Negara Indonesia yang paling terkenal. Disutradarai oleh Joko Anwar, film ini menghidupkan kembali karakter superhero klasik Tanah Air yang mana diciptakan oleh Harya Suraminata (Hasmi) pada 1969. Film ini menceritakan tentang Sancaka, manusia anak jalanan yang dimaksud meningkat menjadi pahlawan super dengan kekuatan petir. 

Adaptasi ini tidak ada belaka menonjolkan aksi yang spektakuler, tetapi juga memberikan kedalaman emosional untuk karakter utama kemudian latar belakang sosial yang tersebut relevan dengan situasi Indonesia pada waktu ini. Gundala berhasil menciptakan fondasi untuk Jagat Sinema Bumilangit, sebuah universe superhero Negara Indonesia yang dimaksud diharapkan dapat terus tumbuh dengan film-film lainnya.

 2. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)

Wiro Sableng adalah film yang mana diadaptasi dari seri novel dan juga komik karya Bastian Tito. Dikenal sebagai salah satu karakter fiksi paling ikonik di dalam Indonesia, Wiro Sableng adalah seseorang pendekar yang dimaksud memiliki senjata khas merupakan kapak bermata dua lalu nomor 212 ke dadanya. 

Film ini disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko juga dibintangi oleh Vino G. Bastian, putra dari Bastian Tito. Adaptasi ini memadukan elemen aksi, komedi, dan juga petualangan, dan juga menampilkan koreografi pertarungan yang mana memukau. “Wiro Sableng” berhasil mendebarkan perhatian penonton dengan produksi yang dimaksud megah serta cerita yang digunakan setia pada sumber aslinya.

 3. Si Buta dari Gua Hantu (1985 kemudian Rencana Reboot)

Si Buta dari Gua Hantu adalah karakter komik legendaris lainnya yang diciptakan oleh Ganes TH. Cerita ini pertama kali diadaptasi ke layar lebar pada 1985 dengan judul yang digunakan sama. Film ini menceritakan tentang Barda Mandrawata, seseorang pendekar buta yang digunakan mencari keadilan pasca keluarganya dibantai oleh kelompok jahat. 

Pada 2019, diberitahukan rencana untuk menciptakan reboot dari “Si Buta dari Gua Hantu”, yang mana akan bermetamorfosis menjadi bagian dari Jagat Sinema Bumilangit. Reboot ini diharapkan dapat mengakibatkan kembali kejayaan karakter ini dengan sentuhan modern juga teknologi sinematik terkini.

 4. Si Juki The Movie (2017)

Si Juki adalah komik modern yang tersebut diciptakan oleh Faza Meonk. Berbeda dengan komik superhero atau petualangan klasik, “Si Juki” menawarkan humor sehari-hari yang dimaksud dekat dengan hidup penduduk Indonesia. Komik ini menceritakan tentang Juki, manusia pemuda yang selalu terlibat di situasi kocak juga rutin kali mengkritisi berubah-ubah fenomena sosial dengan cara yang lucu.

Film adaptasi “Si Juki The Movie” disutradarai oleh Faza Meonk sendiri dan juga menampilkan petualangan Juki yang mana tambahan besar dari keberadaan sehari-hari. Film ini berhasil menggabungkan humor khas komik dengan animasi yang dimaksud menarik, sehingga bermetamorfosis menjadi tontonan yang tersebut menghibur bagi segala usia.

 5. Valentine (2017)

“Valentine” adalah film superhero lain yang dimaksud diadaptasi dari komik karya Sarjono Sutrisno, Aswin MC Siregar, juga Ian Waryanto. Cerita ini berkisar pada Srimaya, pribadi wanita muda yang bercita-cita bermetamorfosis menjadi aktris namun akhirnya bermetamorfosis menjadi pahlawan super bernama Valentine. 

Film ini disutradarai oleh Ubay Fox kemudian Agus Pestol lalu menampilkan aksi juga efek visual yang dimaksud menawan. Meskipun tidaklah sepopuler “Gundala”, “Valentine” terus bermetamorfosis menjadi contoh menawan dari adaptasi komik Nusantara ke layar lebar, menunjukkan peluang besar dari genre ini.

6. Saras 008 (1998-2000)

Meskipun lebih tinggi dikenal sebagai serial televisi, “Saras 008” juga diadaptasi dari komik juga menjadi bagian penting dari budaya pop Negara Indonesia ke akhir 1990-an. Serial ini menceritakan tentang Saras, manusia gadis remaja yang tersebut mempunyai kekuatan super dan juga berjuang bertarung dengan penjahat. 

Saras 008 menampilkan elemen-elemen khas superhero dengan sentuhan lokal yang membuatnya berbeda dari adaptasi lainnya. Kesuksesan serial ini menunjukkan bahwa adaptasi komik bisa saja meraih kesuksesan dalam bervariasi media, tak belaka di layar lebar.

IMDB

Artikel ini disadur dari Film-film Indonesia ini Diadaptasi dari Komik